Here is the movie list that i have watch along 2015.

January: -
February: Nada Untuk Asa
March: Love & Faith
April: -
May: San Andreas
June: -
July: Terminator Genisys, Ant Man
August: Mission Impossible
September: Maze Runner: The Scorch Trials
October: 3, Malaikat Kecil
November: Spectre
December: Miss You Already, Skakmat, Single, Sunshine Becomes You, Ngenest


"Mi, liburan pergantian semester ini kita jalan yuk bareng temen-temen!"
"Kemana zor?"
"Yg deket aja, di Jakarta juga ada tempat wisata kok!"
"Jakarta lagi? Duh ngga deh bosen terus suasananya gitu2 aja polusi lagi, gw mau yg sejuk..."
"Wah lo kurang update ya? Ada loh Taman Wisata Alam Mangrove di PIK"

.......

Itulah sedikit petikan percakapan saya dengan teman dalam merencanakan pergantian liburan semester yang singkat, persiapan kami pun juga singkat, semalam sebelum keberangkatan kami googling mencari info alamat lengkap, jam buka, harga tiket masuk, dll. Pada hari H, kami sangat excited karena ini adalah short trip kami berlima untuk pertama kali. Ada beberapa cara untuk menuju Taman Wisata Alam Mangrove Pantai Indah Kapuk, antara lain dengan menggunakan Trans Jakarta dan di sambung dengan BKTB lalu turun di Yayasan Budha Tzu Chi, naik kendaraan umum angkot merah U-11, bisa juga dengan menggunakan taksi atau membawa kendaraan pribadi. Jadi ngga perlu bingung, ada banyak jalan menuju Roma, eh maksudnya menuju Taman Mangrove hehe..

Pada hari H, saya dan teman-teman menggunakan kendaraan pribadi, di mobil kami memakai aplikasi di handphone yaitu google maps dan WAZE. Aplikasi ini sangat membantu untuk menemukan jalan yang tepat dan melihat lalu lintas, apalagi dengan menggunakan kartu Indosat Pint@rnet koneksi sama sekali tidak terputus dan secara real time memberikan gambaran yang update! Wuzzzz~~
Greenyyyy
Sampai disana kami di sambut dengan suasana pepohonan yang rindang, angin kencang dan matahari yang selalu 'mengawasi' kami, tapi tetap rimbun kok! Kawasan ini tuh luas banget! Banyak jalan setapak yang super-duper panjang kalau di telusuri, jalan-jalan ini berbentuk susunan balok panjang jadi pilih sepatu yang nyaman saat mengitari tempat ini ya! Oya, klo capek berjalan ada tempat duduk yg terbuat dari susunan balok kayu sebagai 'pos' kita beristirahat, loh. Buat yang mau berwisata air bisa main kano dan perahu yang di kenai biaya lagi. Atau yang mau ikutan melestarikan alam bisa menanam tanaman bakau.

Fresh!
Kawasan yang cukup luas itu kami kitari kurang lebih 1,5 jam dengan berjalan kaki, ada banyak pemandangan unik disana, ada pasangan yang sedang duduk berdua sambil membawa buket bunga untuk pasangannya (so sweet), foto pra-wedding dengan kostum casual atau yang sekedar narsis dan berfoto-foto. Tak mau kalah tanpa di komandoi kami pun 'jeprat jepret' dengan kamera hp biar gampang untuk langsung update dan share. Walaupun kawasan ini jauh dari keramaian ibukota dan ditutupi oleh banyak pohon-pohon waktu saya dan temen-temen share foto menggunakan Indosat Pint@rnet cepet banget deh loadingnya cihuy! bisa tetep update dongggg!

Pose Like Band
Dengan membayar harga tiket masuk sebesar Rp. 25.000,-/orang, ngga perlu jauh-jauh ke luar kota bahkan luar negeri, liburan di kota Jakarta bisa juga kok mendapatkan semua suasana hijau ini, jadi tunggu apalagi? Hei Jakartarian lepaskan penat kalian kesini yukkkkk! :D



*Tulisan ini diperuntukkan untuk lomba blog yang diadakan oleh Indosat*


Setelah menempuh perjalanan Jakarta-Bangkok selama kurang lebih tiga jam pada trip saya februari lalu. Saat tiba di Suvarnabhumi Airport pada pukul 8 malam, perut saya 'berteriak' meminta untuk diisi. Apalagi di dalam pesawat saya tidak mendapat makanan, karena saya menggunakan maskapai LCC (Low Cost Carrier), Tigerair Mandala, maskapai yang pada bulan juli lalu berhenti beroperasi. Di dalam pesawat, saya hanya membeli air mineral dan memakan biskuit yang dibawa oleh saudara saya.

Awalnya, saya mengetahui Magic Food Center dari internet. Saya yang kurang membaca detail mengenai keberadaannya sempat bingung mencarinya. Saya sempat mencari di food area yang berada di lantai tiga dan empat tetapi yang ada malah menemukan restoran atau cafe-cafe yang harganya tidak bersahabat di kantong apalagi ini di Thailand, negara yang berbiaya murah untuk turis. Jadi saya pikir sayang untuk mengeluarkan uang yang besar. Lalu saya bertanya pada information center dan lagi-lagi mereka menunjukkan resto-resto itu lagi. Duh, sempat putus asa karena perut sudah ngga bisa diajak kompromi malah berpikir untuk makan di dekat hotel aja. Sambil jalan menuju Airport Link, akhirnya saya melihat plang tempat yang dari tadi dicari.
 
Lokasi Magic Food Center ada di lantai satu dekat gate 8 dan letaknya di pojok sehingga kurang terlihat oleh pandangan mata. Sebenarnya, food court ini adalah tempat makannya karyawan bandara dan airlines dan yang saya lihat traveler yang makan disini agak jarang.

Suasana Magic Food Center pada malam hari

Ada sekitar dua puluhan stand yang bisa jadi pilihan, so ngga perlu ragu untuk makan disini karena harganya murah dan sangat terjangkau untuk ukuran makanan di bandara. Mulai dari makanan khas Thai, melayu sampai makanan halal pun tersedia. Ada juga section khusus untuk minuman di ujung. Ada air mineral biasa, thai tea, jus sampai mango sticky rice snack favorit itu juga ada disini.

Untuk membeli makanan dan minuman kita diharuskan membeli kupon untuk dapat bertransaksi. Setelah menukar uang dengan voucher di coupon counter dekat pintu masuk, kita bisa memilih makanan dan minuman pada stand yang diinginkan dan memberikan voucher tersebut kepada stand sebagai pengganti uang tunai.

Coupon Counter untuk menukar uang dengan kupon

Harga makanan ini 50 baht. Porsinya dikit atau saya yang lapar

Semua harga di stand makanan ini pas untuk dibayar dengan kupon, karena harganya kelipatan 5 baht. Oya, makanan yang dijual disini rata-rata 40-60 baht saja loh. Bandingkan saja dengan food area di lantai tiga dan empat, diatas 100 baht. Buat kantong backpackeran bisa bangkrut loh padahal baru aja sampe bandara. Hehehe...

Note: Kupon masih nyisa? Tenang, bisa di refund di coupon counter kok ;)
1 baht =  Rp. 375,- (kurs februari 2014)


Hello everyone!
It's been more than one year, since the last time i posted the article on this blog. Now, it's time for me to come back. Actually i'm not busy at all, but sometimes i feel so lazy to write. I don't know why, it's depends with my mood. There's some article that not finish, it's save in drafts. Repeatedly, it's because i'm lazy to resume. Anyway i'm now in break the semester on my university. Yes it's mean ho-li-day! On this post i want to write partially of my bucket list.

My bucket list:
1. Bonfire with some friends at beach
2. Watching World Cup match live
3. Watching Opening Ceremony of Olympic live
4. Watching Badminton tourney live ☑
5. Watching international artist concert ☑
6. Traveling to Indonesian destination by motorcycle ☑
7. Live and work abroad
8. Volunteering outside Indonesia
9. Dancing Indian in India
10. Graduate from university ☑
11. Surprise donation to someone who needs help
12. Backpacker with friends ☑
13. Find the true love
14. Finish to read English novel
15. Get driving license
16. Traveling abroad ☑
17. Having own garden party
18. Dancing in the rain when 20+ ages
19. Hug panda
20. Traveling with mother
21. Camping
22. Watching Jazz Gunung
23. Earn some money ☑
24. Working at office ☑
25. Solo Backpacking ☑
....

ps: the list can be add at any time.

updated: 03/8/2016


Djarum Indonesia Open (DIO) 2013 telah berakhir, minggu (16/6). Ajang tahunan yang bertitel Super Series Premier (SSP) itu berlangsung selama satu minggu dari tanggal 10-16 juni 2013 di Istora Senayan, Jakarta. DIO merupakan salah satu ajang yang menyuguhkan hadiah terbesar dari ajang-ajang SSP lain di dunia. Total US$ 700,000 atau sekitar 6 miliar rupiah diperebutkan pemain-pemain terbaik dunia yang mengikuti turnamen ini.

Perwakilan Djarum, Ronald Halim menuturkan turnamen ini dinilai sukses dan lebih baik dari penyelenggaraan tahun lalu. "Terus terang secara umum penyelenggaraan tahun ini paling baik yang pernah kami buat. Kami juga puas dengan kerja tim yang terlibat sampai-sampai ada yang tidur di Istora untuk mempersiapkan ini semua." tutur Ronald yang menjabat sebagai Ketua IV dalam penyelenggaraan ini.

Walaupun pada DIO 2014 Djarum tak lagi menjadi sponsor utama mengingat peraturan pemerintah dan BWF yang tidak memperbolehkan brand rokok untuk mensponsori event bulutangkis lagi, tapi Djarum akan berjanji untuk memberikan totalitasnya dalam kemajuan bulutangkis Indonesia dalam cara lain.

Sementara itu pihak BWF, Darren Parks menilai bahwa penyelenggaraan DIO tahun ini juga lebih baik dari sebelumnya. Tetapi akan lebih baik lagi jika penyelenggaraan DIO di gelar di tempat yang lebih luas untuk menampung penonton yang lebih banyak. "Kekurangannya hanya sebatas kapasitas penonton karena saya lihat antusiasme disini sangat besar, waktu penyiaran dan unsur entertainment saat jeda pertandingan." ujar Darren.

(Zora Rencis Kasih)



Tulisan ini merupakan tugas akhir peserta Pelatihan Jurnalistik Bulutangkis Mahasiswa (2013) yang sengaja saya posting dalam menyambut gelaran Piala Sudirman Cup 2013 yang diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia 19-26 mei mendatang. Selamat berjuang Indonesia di Sudirman Cup!


------------------------------------------------------------------------------------------------
Zora Rencis Kasih
-------------------------------------------------------------------------------------------------


Rasanya kita sudah rindu akan berbagai gelar prestigius yang dulu pernah kita genggam pada saat masa jaya bulutangkis Indonesia. Thomas Cup, Uber Cup, World Champion dan bahkan Olimpiade pun nihil hasil. Apa ada yang salah dengan Indonesia?

Bersyukurlah kita, perlahan-lahan perjuangan Indonesia untuk mengembalikan masa kejayaannya mulai menunjukkan hasil yang cukup signifikan. Contohnya saja, di kejuaraan Malaysia, New Zealand, Australia hingga All England, Indonesia dapat meraih hasil yang baik.

Dalam kata sambutannya di acara Pelatihan Jurnalistik Bulutangkis Mahasiswa (PJBM) 2013, Ketua Umum PBSI periode 2012-2016, Gita Wirjawan menyampaikan keyakinannya dengan prestasi bulutangkis Indonesia. “Saya yakin 2-3 tahun kedepan kalau tidak neko-neko kita bisa sukses.” ujar Gita yang juga menjabat sebagai Menteri Perdagangan RI.

Untuk meraih hal itu para atlet, pelatih maupun pengurus harus tekun dan serius dalam proses mencapai target yang diberikan. Menurut Gita ada tiga hal yang menjadi kunci sukses seseorang untuk mencapai keberhasilan yakni ikhtiar, upaya, dan doa.

Di Sudirman Cup sendiri, Indonesia menetapkan target semifinal, target ini dinilai cukup realistis dengan materi pemain muda dan peringkat Indonesia yang tidak diunggulkan. Namun kita tetap berharap adanya kejutan dari pemain muda untuk mengembalikan kejayaan bulutangkis Indonesia.



Seminggu yang lalu saya ke Bandara Soekarno Hatta menggunakan jasa Bis Damri dari pool terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Kebetulan saya duduk di bangku paling depan, tepatnya di belakang supir. Sedikit kaget saya membaca tulisan di kertas yang ditempel di kaca. Kertas itu mejelaskan bahwa terhitung mulai tanggal .... (saya lupa) tarif ke bandara naik dari Rp. 20.000,- menjadi Rp. 25.000,- dari beberapa pool seperti Lebak Bulus, Blok M, Kemayoran, Gambir, Pasar Minggu, dll.

Tetapi ternyata ada fasilitas baru yang diberikan dari pihak Damri, yakni fasilitas Wi-Fi di dalam bus itu sendiri. Wah apakah kenaikan Rp. 5.000,- dialokasikan untuk menambah Wi-Fi? Di twitter malah saya sempat membaca komentar begini, "Di warnet aja internetan sejam Rp. 3.000,-" LOL!

Tidak mau rugi saya ikutan mencoba Wi-Fi bus Damri, ID dan password saya masukkan dan langsung berselancar di internet. Ya, ternyata memang cukup cepat aksesnya. Ya pasti dong paling di bis yang saya naikki hanya beberapa orang dalam hitungan jari yang sedang memakai fasilitas itu juga.

Oya, saya juga mendapat info kalau pool Blok M yang biasanya di belakang Blok M Plaza sekarang pindah ke dalam terminal di koridor 2. Dan semoga saja dengan kenaikkan tarif ini juga dibarengi dengan pelayanan dan ketepatan waktu yang terus meningkat.



Undian grup cabang bulutangkis yang telah dilakukan di Media Center Olympic Park, London menunjukkan bahwa beratnya laga awal yang harus dijalani pebulutangkis Indonesia. Pasalnya, Indonesia tergabung dalam grup yang bisa dibilang tidak mudah. Contohnya saja ganda campuran andalan Indonesia yang diharapkan dapat mendulang emas Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir mendapat grup C yang tergabung dengan 3 ganda kuat, ganda Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl asal Denmark, Lee Yong Dae/Ha Jung Eun asal Korea dan ganda asal India Viju D/Jwala Gutta. Walaupun Tontowi/Liliyana unggul dalam head to head dengan ketiga ganda tersebut, tetapi belum bisa dipastikan langkah mereka bisa mulus karena setiap pebulutangkis dari negara manapun pasti akan menampilkan performa terbaik mereka di ajang 4 tahunan ini.



Di sektor ganda putra pun hampir sama, Mohammad Ahsan/Bona Septano tergabung di grup B bersama Koo Sung Hyun/Yoo Yeong Seong asal Korea, Bodin Issara/Maneepong Jongjit asal Thailand dan Adam Cwalina/Michal Logosz asal Polandia. Mengenai peluang Ahsan/Bona di grup B berdasarkan head to head mereka unggul tipis 1-0 dengan Issara/Jongjit maupun Cwalina/Logosz, tetapi mempunyai rekor sangat buruk 0-5 dengan Koo/Yoo yang ditempatkan sebagai unggulan 4 dalam ajang ini. Walaupun begitu saya yakin Ahsan/Bona mampu lolos dari fase grup dan bersaing dengan pebulutangkis dunia lainnya.



Lain hal dengan sektor ganda putri, wakil Indonesia Meiliana Jauhari/Greysia Polii mendapat undian paling beruntung dari sektor lainnya. Masuk grup C mereka tergabung bersama ganda andalan Korea berperingkat 3 dunia Ha Jung Eun/Kim Min Jung dan wakil asal Australia Leanne Choo/Renuga Veeran serta Michelle Edward/Annari Viljoen asal Afrika Selatan. Seperti dilansir dari situs resmi PBSI Meiliana sempat mengatakan, “Meskipun hasil undiannya seperti ini, kami tidak mau lengah. Siapa pun lawan kami, harus tetap diwaspadai”. Ya, memang diatas angin bisa dibilang Meiliana Jauhari/Greysia Polii bakal dengan mudah lolos dari fase grup bersama Ha/Kim, tetapi seharunsya bukan hanya itu saja yang harus dicapai, tapi menjadi juara grup C sehingga terhindar kemungkinan bertemu Wang Xiaoli/Yu Yang di Quarter Final yang diprediksi menjadi juara grup A.


Hasil tidak memuaskan terjadi dalam babak perempat final Piala Thomas-Uber Cup 2012 di Wuhan, China Rabu (23/05) kemarin, Baik Tim Thomas maupun Uber Indonesia harus menelan kekalahan pahit dari Jepang dengan skor yang sama yakni 2-3. Kekalahan ini membuat Thomas-Uber Indonesia harus mengubur mimpinya sekali lagi untuk meraih gelar Thomas dan Uber Cup.

Pada partai pertama, Tim Thomas menurunkan tunggal pertama andalan Indonesia yaitu Simon Santoso. Simon mampu merebut 2 game langsung dengan skor 22-20 dan 21-14 dalam pertandingan melawan Sho Sasaki.

Pada partai kedua, Markis Kido/Hendra Setiawan tidak mampu membendung Noriyasu Hirata/Hirokatsu Hashimoto sehingga kalah 2 game langsung 16-21 dan 18-21. Kekalahan Kido/Hendra mengubah kedudukan menjadi 1-1.

Taufik Hidayat yang diturunkan pada partai ketiga pun tak mampu memenangi pertandingan melawan Kenichi Tago, Taufik kalah dengan skor 12-21 dan 17-21. Dalam 6 pertemuan, ini adalah kali kedua Taufik dikalahkan oleh Tago. Dalam wawancara, Kenichi sendiri mengatakan bahwa Ia sangat senang dapat mengalahkan idolanya itu.

Dalam posisi tertinggal 1-2, Indonesia mampu menyamakan kedudukan lagi lewat pasangan Mohammad Ahsan/Alvent Chandra. Pasangan yang tidak mempunyai ranking BWF ini memenangi pertandingan melawan Kenichi Hayakawa/Hiroyuki Endo dengan skor 21-17 dan 21-13 dalam waktu 37 menit.

Penentuan pun terjadi di partai terakhir. Indonesia menurunkan tunggal keempat Hayom Rumbaka dan Jepang menurunkan wakilnya Takuma Ueda pemain muda yang berusia 23 tahun. Di atas kertas Hayom memang unggul dari lawannya, Hayom berperingkat 22 dalam daftar peringkat BWF sedangkan Ueda berada di peringkat 38 dunia. Kedua pemain ini pun pernah bertemu di Indonesia Open GPG di Kalimantan tahun lalu, kala itu Hayom menang 21-14, 21-16. Tapi semua berbanding terbalik, Hayom tak mampu menahan Ueda dan kalah 14-21, 16-21.

Tim Thomas Indonesia pada edisi 2012 kali ini memang tidak diunggulkan, tapi dengan kekalahan ini ,Tim Thomas Indonesia mencatat sejarah terburuk sepanjang Thomas Indonesia berpartisipasi dalam ajang 2 tahunan ini. Ini adalah kali pertama Tim Thomas Indonesia tidak lolos ke babak semifinal sejak partisipasi pertama di tahun 1958. Bahkan, dari 23 partisipasi Thomas Indonesia mampu meraih 13 juara dan 5 runner-up dan sisanya terhenti di semifinal.

Tentu masih ingat di benak kita saat Tim Thomas Indonesia mampu masuk final di Thomas Cup 2010, walaupun akhirnya kalah dari China 0-3. Ini adalah pencapaian terburuk sepanjang sejarah Thomas Cup bagi Indonesia. PBSI harus membenahi hal ini dalam semua aspek, baik dari regenerasi pemain, pembinaan maupun aspek-aspek lain yang mendukung. Kita tentunya masih berharap bahwa Thomas dan Uber Cup edisi 2 tahun mendatang mampu direbut kembali oleh pejuang-pejuang Bulutangkis Indonesia, semoga :)


Sekitar pukul 12 malam waktu China (22/05), BWF resmi mengumumkan Drawing Kuarter Final Piala Thomas dan Uber-Cup 2012. Peringkat 1-8 besar ditentukan dengan melihat poin yang diperoleh dari masing-masing negara, unggulan pertama dan kedua dipastikan tidak akan bertemu hingga babak Final karena dipisahkan antara pool atas dan pool bawah. Berikut adalah hasil drawing yang resmi diumumkan BWF.

UBER CUP                                                                     THOMAS CUP

Top Half                                                                            Top Half

China vs Germany                                                           China vs Malaysia
Thailand vs Denmark                                                       Japan vs Indonesia

Bottom Half                                                                       Bottom Half

Korea vs Chinese Taipei                                                   Denmark vs Russia
Indonesia vs Japan                                                           Korea vs Germany


Pada hari Sabtu 21 April 2012 lalu yang juga bertepatan dengan Hari Kartini, kami Lingkungan St. Cornelius mendapat kesempatan untuk berwisata rohani sekaligus rekreasi ke daerah Jawa Barat. Selain mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, kegiatan ini juga bertujuan untuk saling mempererat tali persaudaraan antar umat Katolik di St. Cornelius. Dengan melihat beberapa pertimbangan akhirnya panitia memutuskan untuk memilih Ziarah ke Goa Maria Tebar Kamulyan yang berada di komplek Gereja Katolik Kristus Sang Penabur, Subang, Jawa Barat. Lalu dilanjutkan dengan rekreasi ke Gunung Tangkuban Parahu yang lokasinya tidak jauh dari Gereja Kristus Sang Penabur.

Sabtu pagi yang cerah kami peserta Ziarek (Ziarah Rekreasi) sudah berkumpul di depan Perumahan Grand Puri Laras. Bus besar "White Horse" sudah siap membawa kami semua ke tempat tujuan. Tepat pukul 06:00 kami semua memulai perjalanan dan tak lupa berdoa untuk meminta keselamatan agar kami semua sampai tempat tujuan dengan selamat tanpa kekurangan apapun. Setelah doa yang dipimpin oleh Ketua Lingkungan, kini Ketua Panitia memberi informasi tujuan kami, waktu dan kegiatan apa saja yang akan dilakukan pada hari ini. Setelah itu, kegiatan di bis diisi oleh mantan Ketua Lingkungan terdahulu yang mengajak kami bernyanyi bersama. Lagu sekolah minggu dan lagu-lagu menghibur kami sepanjang perjalanan. Anak-anak yang berani bernyanyi pun diberi hadiah berupa kue donat, dan buku cerita.






















Jalan pada sabtu ini terlihat normal, kami tidak mengalami kemacetan yang cukup berarti. Sampai keluar tol jalan di Sadang pun tidak terlihat kemacetan. Beberapa kilometer lagi kami sampai di Goa Maria Tebar Kamulyan tetapi polisi menghentikan jalan kami, Ia mengatakan bahwa jalan ditutup karena ada pawai, lalu Ia memberikan alternatif untuk jalan lain. Setelah kami ikuti, ternyata lagi-lagi kami diberhentikan polisi yang mengatakan hal yang sama, padahal itu adalah satu-satunya jalan yang harus kami lewati untuk sampai ke Goa Maria Tebar Kamulyan. Akhirnya bis parkir di depan Wisma Karya Subang sambil panitia meninjau seberapa jauh jarak yang ditempuh bila berjalan kaki dari tempat kami berhenti sampai di Goa Maria Tebar Kamulyan.

Lalu kami mendapat info bahwa kegiatan pawai ini dalam rangka HUT ke 64 Kabupaten Subang. Pawai ini pun diikuti oleh pelajar dan warga Subang. Akhirnya panitia memutuskan untuk merubah susunan acara yang sudah dibuat, yakni ziarah dipindah ke acara terakhir dan jadwal ziarah diganti makan siang lalu dilanjutkan ke Tangkuban Parahu.

Bus kami langsung meluncur ke Rumah Makan Ayam Brebes yang lokasinya tepat di pinggir jalan raya. Kami pun langsung menyantap makanan yang tersedia. Ada ayam goreng, tahu serta sambal dan lalapan yang menggugah selera.






















Setelah makan siang, kami langsung beranjak menuju lokasi Tangkuban Parahu yang lokasinya hanya 15 menit dari restoran Ayam Brebes. Karena bis tidak dapat sampai ke lokasi tujuan, bis kami pun di parkir di tempat yang telah disediakan, lalu dilanjutkan dengan mobil semacam mobil elf yang dapat membawa kita keatas. Jalan terjal dan berliku pun kami lewati untuk sampai keatas. Tak sampai 10 menit kami pun sampai di lokasi Tangkuban Parahu. Setelah semua kumpul, kami pun berfoto berrsama di depan papan Tangkuban Parahu lalu dilanjutkan dengan acara bebas

Umat pun memanfaatkan acara bebas ini dengan cara yang bermacam-macam, ada yang membeli topi kupluk, oleh-oleh, cinderamata, naik kuda atau sekedar berfoto-foto. Semua pun membaur menjadi satu. Waktu kembali berkumpul pun tiba, beberapa dari kami mengatakan masih kurang puas dan menginginkan waktu tambahan. Tapi apa boleh buat, waktu kami terbatas dan kami harus menghemat waktu agar tidak kesorean sampai di Gua Maria Tebar Kamulyan yang semula ada rencana/tujuan awal kami. Kebetulan, cuaca pun sudah turun hujan dan kabut menutupi jalan. Jadi, sepertinya memang kami diharuskan pulang.

 Bis kami pun kembali melaju ke Gua Maria Tebar Kamulyan, dan setelah hampir 45 menit kami pun sampai dan langsung turun untuk beristirahat sebentar lalu untuk meregangkan otot-otot. Sebelum ziarah kami pun berfoto di depan Gereja.











































Setelah berfoto bersama, kami pun memulai Jalan Salib. Jalan Salib dipimpin oleh seksi acara dan para umat pun mengikuti dengan khidmat. Setelah ke-14 pemberhentian kami lewati, kami masing-masing pun berdoa di depan patung Bunda Maria untuk menyampaikan doa pribadi masing-masing.

Sebelum kami menuju pulang kami menyantap snack sore yang sudah disediakan oleh panitia dan beberapa dari kami membeli keripik yang dijual di dalam lingkungan Gereja sebagai oleh-oleh.





















Waktu pulang tiba, kami naik ke bis dan melanjutkan perjalan pulang. Jalan dalam kota menuju tol pun sedikit menghambat perjalanan kami karena jalannya yang hancur sulit dilewati oleh beberapa kendaraan sehingga terjadi kepadatan yang harus memelankan laju kendaraan. Di dalam tol sendiri pun cukup padat mungkin karena hari ini adalah hari weekend. Kami pun berhenti di rest area, untuk sejenak ke kamar mandi, meregangkan otot, membeli coffe atau membeli oleh-oleh. Ada yang membeli nanas, peyeum, kerupuk pasir dll, untuk dibawa pulang.

Sekitar pukul 21:30 kami pun sampai di depan Perumahan Griya Puri Laras di tempat awal kami kumpul. Sebelum kembali kerumah masing-masing Ketua Panitia memberi kata penutup dan ucapan terimakasih dilanjutkan doa oleh Ketua Panitia. Rencana yang sudah di persiapkan sejak beberapa bulan lalu ini akhirnya sukses dilaksanakan. Dengan diikuti oleh 42 umat, baik dari Lingkungan St. Cornelius sendiri maupun luar lingkungan yang ikut bergabung. Semoga di lain kesempatan peserta yang bergabung akan lebih banyak dan acara yang dibuat lebih seru lagi.


Akhirnya kaki gw sedikit demi sedikit semakin membaik bisa jalan dengan kedua telapak menyentuh lantai, tapi hari minggu kemarin sempet kerasa perih lagi :| Sedangkan dagu udah ga sakit tapi ternyata rahang yg sakit :| hmm sama aja ya -_- Tapi setidaknya ada kemajuan dari 2 minggu lalu, bisa kembali jalan seperti biasa.

Ok, gw ga trauma bawa motor hanya trauma takut jatuh lagi, ditabrak atau kecelakaan apapun itu. "Gw akan lebih berhati-hati" itu janji gw setelah jatuh sebelum yg ini, tapi malah jatuh lagi -_- mudah2an dan jangan sampe terulang lg. Oya, gw jadi inget yg kemarin nolongin itu sempet tanya udah berapa kali ini motor jatuh? Gw jawab 3x padahal sampe rumah gw inget-inget lagi udah 4x itu motor jatuh, 1x dibawa temen, 1x dibawah adik, 2x gw.. Katanya dia sih mesti dijual atau jangan dipake lg. Itu menurut mitos yg ada. Soalnya motor itu 'ga cocok sama kita'... Hmm.. Antara percaya dan ga percaya sih. Semisal mau dijual gimana belinya lagi?! Ini motor klo dijual pasti harganya jatuh..

FYI, Sekarang gw jalan pelaaaaan bgt =p walau jalan kosong/masih siang... =)




SURPRISE! My prize come early than I think! As usual, i get this prize from quiz on twitter. I love quiz and anything about the competition. Because it's fun, that's all.

For those who do not know, Exoticon is the brand name for soft cosmetic lens. Exoticon have many collection and colours. Before this, on 2010 I ever got exoticon N7 Chocolate (brown color) and the case from the quiz too. Haha :)) But, for this time i get softlens, case plus isotonic fluid, agenda, catalogs and some brochures.

I thinks this prize is related with the valentine days. Because the softlens is X2 Pink Special Edition. I can't imagine if i use this softlens on my eyes. Maybe the people think me i am the dragon :p

Now let's look inside the box, there are:

1. X2 Pink No. 2 Plano
2. L Case
3. a+ Sol 100 ml
4. Agenda Agmon


Actually I rarely wearing the softlens. But it's okay because it's free :] Oya, i still waiting for PB Djarum package arrive at my home. \m/
That's my little story, i try to using english again on this post and sorry if my english is not good.


Baiklah hari ini cukup menguras air mata. Tapi kalau mau menyesal pun sudah terlambat. Karena semua sudah terjadi. Kebanyakan orang juga begitu, penyesalan selalu datang terlambat. Jadi, manusia mau apalagi kalau semua sudah terjadi?

Tapi cara apa sih yang paling mudah dilakukan manusia untuk meluapkan kesedihannya? Menangis? Ya kebanyakan orang begitu. Dengan menangis semua keluh kesah seakan meluap seketika dari dalam diri. Tapi menangis tak menyelesaikan masalah. Cause the show must go on.

Saat bersedih-pun kita butuh seseorang yang dapat menghibur kita bukan menyalahkan kita atas kejadian yang telah terjadi. Memberi nasihat, motivasi dan juga dukungan. Itulah simpati. Yang terlebih lagi kalau mempunyai teman/seseorang yang berempati terhadap kita. Karena seorang yang empati dapat merasakan hal yang kita juga rasakan. (ini nih perbedaan simpati dan empati belajar dari matkul CB: Character Building =p).

......

And.. I just wanna say I need the people who cares to me, now :(


Ok, ini adalah ujian pertama buat gw setelah 3 bulan berada di dunia perkuliahan, UTS atau Ujian Tidak Siap dilangsungkan selama 2 minggu dari tanggal 15 - 28 november 2011.
Dibawah adalah jadwal ujian gw, ada 7 matkul theory exam UTS semester 1. Dan gw sangat tidak siap dengan matkul AKUNTANSI. 3 bulan belajar ga ngerti sama sekali. Apalagi harus menulis jasa-jasa dan laporan dengan istilah english. Tapi untungnya akuntansi hanya dipelajari pada semester 1 aja. Belum menjadi 'untung' karena gw belum melewatinya dengan baik. So, i hope i can pass the exam, wish me luck! :)

--------------------
--------------------

Mid Theory Exam Schedule

 Semester: Odd
Year: 2011

Course Code Course Name SKS Date Hour Room Campus Class Seat No.
T0974 Algoritma dan Metode Object Oriented Programming I 2/2 16 Nov 2011 13:00-14:40 329 Anggrek 01PIM 43
G1372 English Entrant 2/0 17 Nov 2011 15:00-17:00 710 Anggrek 01PIM 14
T0622 Pengantar Teknologi Informasi 2/0 18 Nov 2011 15:30-17:10 422 Anggrek 01PIM 14
M0014 Konsep Sistem Informasi 4/0 22 Nov 2011 08:00-09:40 406 Anggrek 01PIM 25
A0354 Akuntansi 4/0 23 Nov 2011 15:00-17:00 407 Anggrek 01PIM 37
CB412 CB: Self Development 2/0 25 Nov 2011 15:30-16:45 422 Anggrek 01PGF 32
J0712 Pengantar Bisnis 2/0 28 Nov 2011 10:00-11:40 L1C Syahdan 01PIM 22



~ Pumped Up Kicks - Foster The People ~

Robert's got a quick hand.
He'll look around the room, he won't tell you his plan.
He's got a rolled cigarette, hanging out his mouth he's a cowboy kid.
Yeah he found a six shooter gun.
In his dads closet hidden in a box of fun things, and I don't even know what.
But he's coming for you, yeah he's coming for you.

[Chorus x2:]
All the other kids with the pumped up kicks you'd better run, better run, outrun my gun.
All the other kids with the pumped up kicks you'd better run, better run, faster than my bullet.

Daddy works a long day.
He be coming home late, yeah he's coming home late.
And he's bringing me a surprise.
'Cause dinner's in the kitchen and it's packed in ice.
I've waited for a long time.
Yeah the slight of my hand is now a quick pull trigger,
I reason with my cigarette,
And say your hair's on fire, you must have lost your wits, yeah.

[Chorus x2:]
All the other kids with the pumped up kicks you'd better run, better run, outrun my gun.
All the other kids with the pumped up kicks you'd better run, better run, faster than my bullet.

[Whistling]

[Chorus x3:]
All the other kids with the pumped up kicks you'd better run, better run, outrun my gun.
All the other kids with the pumped up kicks you'd better run, better run, faster than my bullet.

Source: http://www.lyricsmania.com/pumped_up_kicks_lyrics_foster_the_people.html